Jumat, 23 Maret 2018

Kizoku Tantei: Cerita Detektif Fantasi yang Irasional Sekaligus Rasional


Sudah lama banget rasanya nggak membahas film yang genrenya misteri. Huahuahua xD
Masalahnya sudah bosan dengan kesuraman yang ditawarkan nyaris semua cerita misteri. Jadinya nonton ya nonton aja. Nggak ada niat buat ngobrolin lebih lanjut.

Tapi, tunggu dulu. Yang sekarang saya bahas ini bener-bener super spesial menurut saya xD


Waktu ada iklan tentang Kizoku Tantei ini saya juga nggak ngarep banyak, sih. Awalnya, saya malah nggak terlalu tertarik karena pemerannya nggak ganteng-ganteng amat (menurut saya) :3

Kizoku Tantei sendiri sudah memiliki warning jelas: cerita ini adalah cerita fantasi, penuh kejadian irasional, jadi nikmati saja leluconnya!

Oke, warning ini awalnya nggak saya indahkan. Masalahnya, ini serial yang sudah masuk TV. Sengawur-ngawurnya nggak akan ngawur seperti penulis yang mindahin ibu kota Amerika ke New York, lah. Hahaha.

Dan memang betul, awal-awal episode Kizoku Tantei memang diwarnai segala kejadian irasional yang justru mengingatkan penonton pada karakter-karakternya.

Baik itu Kizoku Tantei yang ngaku detektif tapi kerjaannya duduk-duduk doang sambil merayu dirayu cewek yang histeris memuja dia, polisi bernama Hanagata Raiu yang cenderung bloon padahal umurnya udah tua euy, detektif cantik Takatoku Aika yang pinter tapi nggak pernah berhasil menebak pelaku pembunuhan, hingga tokoh-tokoh lain yang banyak tapi mudah diingat. Padahal, membuat penonton/pembaca ingat semua nama itu hal yang sulit. Tapi bagaimana mungkin, saya bahkan ingat Spiegel nama anjing Mas Kizoku xD kkk

Benar! Dengan lihai penulis mempermainkan hal-hal di luar logika, bahkan menggunakannya sebagai senjata dalam memperkuat karakterisasi. Kizoku Tantei sendiri adalah panggilan bagi detektif yang hingga episode terakhir tidak ketahuan nama aslinya. Yang lebih keren lagi, saya sama sekali tidak merasa marah, walau saya sangat cerewet dalam logika cerita (ini jadi kembali pada warning dan jadi merasa diingetin, ‘kan udah gue bilangin dari awal, cyin.’).

Namun, meski bermain-main dengan hal kecil, serial Kizoku Tantei sangat serius dalam rancangan kasus pembunuhan. Harus diakui, trik-trik pembunuhannya rada sulit ditebak. Hipotesa Aika yang meski salahnya 10 episode cukup mendekati kebenaran. Sementara para pelayan Kizoku Tantei juga punya cara unik dalam memaparkan hipotesa mereka.

Eh, sekali lagi … Mas Kizoku ini kerjaannya cuma duduk-duduk xD jadi jangan harap Mas Kizoku yang memaparkan teorinya sendiri. Yang bergerak adalah tiga pelayan yang sangat setia pada Mas Kizoku.

Lalu, satu hal yang menarik adalah bagaimana pembuat serial ini dapat menggunakan unsur kejutan hingga mempermainkan perasaan penonton. Ada perbedaan di antara episode-episode awal, di mana penonton masih bisa ketawa pas Kizoku Tantei dituduh jadi pembunuh. Mood ceritanya sungguh berbeda denganjelang episode-episode akhir, di mana Aika bertanya lagi ke Mas Kizoku, “Kamu yang membunuhnya, kan?”

Soal romantisme, entah mengapa saya sendiri jadi naksir Kizoku Tantei yang emang kelihatan noble sekaleee xD hahaha … padahal saya pernah mikir ini orang cungkring amat. Ganteng juga kagak. Eh, kok makin ditonton makin kelihatan keren, ya? Wkwkwk … Tiap episode, Kizoku Tantei selalu dekat sama cewek, dia digambarkan sebagai sosok idola yang bikin cewek klepek-klepek. Dan saya beneran jatuh hati pas sisi gelapnya mulai dikeluarkan di episode 8, hahaha.

Oke, Fel. Jangan bawel. Ntar spoiler xD

Selanjutnya, soal casting … lagi-lagi saya kagum dengan kemampuan akting Masaki Aiba dengan smiling eyes-nya yang seringkali bermakna ganda. Takei Emi cukup manis memerankan Takatoku Aika. Sementara Namase Katsuhisa beneran sukses mengocok perut, sampai-sampai lihat sosok Detektif Hana muncul aja sudah bisa bikin ketawa.

Yang jelas, Kizoku Tantei benar-benar saya rekomendasikan untuk pencinta cerita detektif. Seperti peringatannya, jangan terlalu ambil pusing dengan tenda mewah yang muncul tiba-tiba, TV yang selalu muncul begitu saja, atau siapakah sebenarnya Kizoku Tantei ini (beneran kalau penasaran, ini kayak nungguin Conan Edogawa balik jadi gede lagi, hahaha).

Pokoknya, nggak rugi nonton. Cocok juga untuk belajar membuat cerita yang segar dan romantisme yang tidak terlalu thick.

Poster Kizoku Tantei (sumber: AsianWiki)

Eh, jangan lupa endingnya ditutup dengan sebuah kisseu ... Ups, bocor :s






Tidak ada komentar:

Posting Komentar