Rabu, 20 Juli 2016

Kepoisme yang Membudaya: Belum Afdol Kalau Nggak Kepo!

Lebaran baru saja usai. Berpuasa, beribadah...Saling bermaaf-maafan sudah dilakukan.
Tapi kenapa justru tidak mendatangkan ketenangan?
Banyak dari kita tidak sadar, bahwa momen berkumpul bersama keluarga bisa jadi momok menakutkan bagi sebagian besar orang.
Kenapa?
Takut, booo... diinterogasi >.<

Pertanyaan paling menakutkan buat para jomblo: "Kapan Kawin?"
Padahal, pernikahan bukan sekadar kebelet pipis terus cari toilet, lho. Diperlukan tanggung jawab luar biasa untuk membangun sebuah keluarga. Cinta? Kalau sudah menginjak tahapan menikah, punya anak, yang tinggal adalah kasih sayang dan tanggung jawab. 
Ah... nyari alasan doang. Nunggu siap, kapanpun nggak bakal siap, kata orang-orang.
Padahal kenapa kalau belum siap? Ya nikmati aja hidup. Malah bagus, waktu bisa dipakai berbuat banyak kebaikan. 

Ada lagi pertanyaan-pertanyaan lain. Kalau dilayani maka nggak bakal ada habisnya.

Nah, lumayan horor, kan?

Padahal hidup kita akan lebih berarti kalau kita tidak hanya bertanya, namun menawarkan bantuan atau solusi.

Hidup udah cukup susah, kok... Jadi nggak perlulah sok-sok mengatur kehidupan orang lain sesuai dengan standar kita.

Betul, nggak? :)


 Jaga mulut, jaga hati.
Jangan sampai ibadahmu rusak hanya karena kepo berlebihan




1 komentar: